IDNVoice.com - Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina dengan penampilan gemilang. Kapten sekaligus gelandang serang Tim Tango itu mencetak satu gol dan dua assist saat Argentina menundukkan Benin 3-0 dalam laga persahabatan FIFA, Rabu pagi WIB.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires, Argentina, menjadi laga terakhir Messi bersama skuad senior Argentina.
Pesepak bola yang kini berusia 39 tahun itu tampil penuh sejak menit pertama. Sebelum pertandingan dimulai, Messi terlihat menangis ketika lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan.
Meski demikian, emosi tersebut tidak mengurangi fokusnya di atas lapangan. Messi langsung memimpin serangan Argentina dan seperti tidak ingin menutup karier internasionalnya dengan kekalahan.
Babak pertama berlangsung tanpa gol. Argentina dan Benin sama-sama menciptakan sejumlah peluang, tetapi tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Messi langsung menjadi aktor penting dalam kebangkitan Argentina.
Pada menit ke-48, sepak pojok yang dieksekusi Messi berhasil dikonversi menjadi gol oleh bek Nicolas Otamendi. Argentina pun unggul 1-0.
Messi belum berhenti. Kapten Argentina itu kembali mencatatkan assist pada menit ke-61.
Kali ini, pemain muda berusia 22 tahun, Nico Paz, menjadi penerima umpan Messi. Paz kemudian melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Benin, Marcel Souke Dandjinou. Argentina unggul 2-0.
Setelah memberikan dua assist, para pemain Argentina kemudian berupaya membantu Messi mencetak gol dalam pertandingan terakhirnya bersama tim nasional.
Kesempatan tersebut akhirnya datang pada menit ke-68. Gebrakan Argentina ke pertahanan Benin berujung pelanggaran terhadap bek Tim Tango, Agustin Giay, di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih.
Sekitar tiga menit kemudian, setelah tim medis selesai memberikan perawatan di lapangan, Messi maju sebagai eksekutor penalti.
Dengan tenang, Messi menjalankan tugasnya dan mengubah penalti tersebut menjadi gol. Setelah bola bersarang di gawang Benin, seluruh pemain Argentina langsung menghampiri dan memeluk sang kapten.
Messi masih memperoleh sejumlah peluang setelah itu, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Argentina akhirnya memastikan kemenangan 3-0 hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan atas Benin sekaligus menandai berakhirnya perjalanan Lionel Messi bersama tim nasional Argentina yang telah dimulainya sejak 2005.
Messi menutup kariernya bersama Tim Tango dengan catatan 126 gol dan 67 assist dari 208 pertandingan.
Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Argentina. Torehan Messi terpaut sangat jauh dari Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua dengan koleksi 56 gol.
Selama membela Argentina, Messi juga mempersembahkan sejumlah trofi bergengsi.
Ia membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Prestasi Messi bersama Argentina juga telah dimulai sejak level junior. Pada 2005, ia membantu Argentina menjadi juara Piala Dunia U-20, sebelum kemudian meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.
Kini, setelah lebih dari dua dekade membela Tim Tango, Messi menutup babak karier internasionalnya dengan cara yang istimewa: satu gol, dua assist, kemenangan 3-0, dan pelukan dari seluruh rekan setimnya. [DR]