IDNVoice.com - Lionel Messi kembali menorehkan sejarah di panggung sepak bola dunia. Kapten Argentina itu mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Austria dan sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA.
Dua gol yang dicetak Messi membuat koleksi golnya di Piala Dunia kini mencapai 18 gol. Jumlah tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan 16 gol.
Pemain berusia 39 tahun itu membuka keunggulan La Albiceleste pada menit ke-38 melalui penyelesaian klinis ke sudut bawah gawang. Gol tersebut lahir setelah pergerakan cerdik Thiago Almada membuat umpan Facundo Medina berhasil menemukan Messi di dalam kotak penalti.
Meski sempat gagal mengeksekusi penalti pada awal pertandingan, Messi akhirnya memastikan statusnya sebagai pemecah rekor lewat gol kedua yang dicetak pada masa injury time menit ke-90+5. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan meyakinkan Argentina atas Austria.
Rekor bersejarah yang tercipta di Dallas Stadium itu sempat tertunda berkat penampilan solid Austria. Bek sekaligus kapten tim, David Alaba, beberapa kali melakukan blok penting untuk menggagalkan peluang Argentina. Namun, ketangguhan lini belakang Austria akhirnya tak mampu menghentikan ketajaman sang megabintang.
Kemenangan ini juga memastikan langkah tim asuhan Lionel Scaloni ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 dari Grup J. Argentina tampil dominan dan kembali menunjukkan mental juara sebagai pemegang gelar dunia.
Di sisi lain, Austria yang dilatih Ralf Rangnick kesulitan menembus pertahanan Argentina. Peluang terbaik mereka hadir melalui tendangan bebas Marcel Sabitzer yang menjalani penampilan ke-100 bersama tim nasional. Namun, usaha tersebut belum cukup untuk mengganggu dominasi Albiceleste.
Menariknya, momen bersejarah Messi terjadi tepat pada peringatan 40 tahun gol legendaris Diego Maradona ke gawang Inggris di Piala Dunia. Sebuah kebetulan yang semakin menambah nuansa emosional bagi publik Argentina.
Seperti yang telah berulang kali terjadi sepanjang kariernya, La Pulga kembali menjadi sosok pembeda. Dalam tujuh dari sembilan pertandingan terakhir Argentina di Piala Dunia, namanya selalu muncul sebagai penentu hasil akhir. Di Texas, panggung kembali menjadi miliknya, dan sejarah sekali lagi ditulis oleh Lionel Messi. [DR]